Informasi Umum

Ekspedisi Mistis Mas Nanda dan Mas Fajar: Terpeleset Lumpur Hingga Dikira Petugas Sensus Berhadiah

26 Jun 2026 · Febry Rahmawati, S.Pd · 115x dilihat

Ekspedisi Mistis Mas Nanda dan Mas Fajar: Terpeleset Lumpur Hingga Dikira Petugas Sensus Berhadiah

BALIKPAPAN, 26 Juni 2026 – Di saat kepanitiaan SPMB lain sibuk bertarung di ruang operator dan tumpukan berkas di lobby, dua pendekar tangguh SMKN 6 Balikpapan—Mas Nanda dan Mas Fajar—justru memiliki tugas yang jauh lebih menantang adrenalin. Mereka ditunjuk sebagai Tim Visitasi Lapangan untuk memvalidasi kelayakan calon siswa jalur afirmasi (keluarga kurang mampu).

Bermodalkan Google Maps yang sering kehilangan arah dan sebuah sepeda motor matic yang suspensinya sudah pasrah, kedua petugas ini menyusuri sudut-sudut Kota Balikpapan, mulai dari perbukitan curam hingga kawasan padat penduduk di tepi bakau.

Tersesat di Gunung Empat hingga Dikepung Angsa

Suka duka perjalanan langsung dimulai pada hari pertama. Mas Nanda yang bertindak sebagai navigator mengaku sempat dikerjai oleh teknologi digital.

"Kami disuruh nyari alamat di daerah perbukitan. Kata Google Maps jalannya lurus, pas kami ikuti, jalannya beralih fungsi jadi tanjakan ekstrem berlumpur bekas hujan semalam. Motor matic kami cuma bisa meraung, sementara Mas Fajar di belakang  turun dorong motor sambil baca istighfar," kenang Mas Nanda sambil tertawa.

Pengalaman lucu tidak berhenti di situ. Saat berhasil menemukan salah satu rumah calon siswa di kawasan Balikpapan Barat, mereka disambut oleh sistem keamanan organik yang sangat ketat: tiga ekor angsa galak.

Mas Fajar yang memegang map berkas terpaksa menjadikan map tersebut sebagai perisai layaknya Captain America. "Saya mau ketuk pintu, tapi angsanya sudah pasang posisi mematuk. Akhirnya kami tertahan 10 menit di depan pagar, negosiasi sama angsa, sampai pemilik rumah keluar  bawa sapu," curhat Mas Fajar mengenang masa-masa menegangkan itu.

Dikira Mau Bagi Bansos hingga Disuguhi Durian (Tapi Belum Matang)

Karena datang menggunakan seragam rapi dan membawa papan jalan, kehadiran Mas Nanda dan Mas Fajar seringkali memicu salah paham massal di lingkungan RT setempat. Di salah satu lokasi, kedatangan mereka sempat membuat heboh warga kampung yang mengira ada pembagian bantuan sosial (bansos) dadakan atau pembagian hadiah jalan sehat.

Namun, di balik kesalahpahaman tersebut, kehangatan warga Balikpapan tetap terasa nyata. Salah satu orang tua siswa yang terharu karena anaknya dikunjungi, langsung bergegas ke belakang rumah dan menyuguhi kedua petugas ini buah durian hasil petikan sendiri.

"Wah, kami sudah senang sekali itu, mata langsung berbinar-binar. Pas dibelah, ternyata duriannya belum matang, teksturnya mirip singkong mentah. Mau ditolak nggak enak karena ibunya tulus banget, akhirnya kami kunyah pelan-pelan sambil senyum terpaksa demi menjaga perasaan," kenang Mas Fajar.

Suka Duka dan Harapan di Balik Papan Data

Di samping tawa dan cerita kocak sepanjang jalan, Mas Nanda dan Mas Fajar mengakui bahwa tugas ini memberikan tamparan realitas yang mendalam bagi mereka. Menyaksikan langsung bagaimana perjuangan para orang tua di rumah-rumah sederhana demi menyekolahkan anaknya di SMKN 6 Balikpapan memicu rasa haru yang luar biasa.

"Dukanya ya fisik capek, baju penuh keringat, dan kulit makin eksotis terpapar matahari Balikpapan. Tapi sukanya, rasa lelah itu hilang total saat melihat binar harapan di mata anak-anak itu ketika kami verifikasi. Kami sadar, tugas kami ini adalah pembuka jalan bagi masa depan mereka," ungkap Mas Nanda dengan nada lebih serius.

Setelah menempuh puluhan kilometer, melewati drama GPS eror, hadangan angsa, hingga kuliner durian ajaib, tim visitasi akhirnya kembali ke markas sekolah dengan selamat. Laporan berhasil dibuat, data terverifikasi secara akurat, dan yang terpenting: Mas Nanda dan Mas Fajar sukses pulang tanpa perlu membeli koyo tambahan. Tetap menyala, para pejuang lapangan!

Komentar (3)

  • Firman · 26 Jun 2026, 18:27

    😄😄😁🤣

  • Pengagum Setia · 26 Jun 2026, 16:11

    Gak nyangka perjuangan pak Nanda.. luar biasa dalam menjankan tugas negara. Sehat selalu pak

Lihat Semua Komentar (3)

Tulis Komentar

Tidak akan ditampilkan publik.

Komentar akan tampil setelah disetujui oleh admin.